Petisi Penolakan Pendidikan "Full Day" atau Sehari Penuh di Indonesia

Petisi Penolakan Pendidikan "Full Day" atau Sehari Penuh di Indonesia

Solusi Isi Ulang Pulsa Online
Kuota internet anda sudah mau habis? Isi ulang saja di situspulsa.com dijamin harga lebih murah dan proses lebih mudah
www.situspulsa.com
Ads by guru-up.date info
Mau Jadi Master Dealer Pulsa?
Harga paling murah, Produk lengkap, Pendaftaran Gratis!!
situspulsa.com
Ads by guru-up.date info

Loading...
Petisi Penolakan Pendidikan "Full Day" atau Sehari Penuh di Indonesia
Salah seorang dari orang tua siswa menggagas petisi di www.change.org yang ditujukan kepada Presiden RI dan Mendikbud Muhadjir Effendy yang berencana menambah jam belajar di sekolah hingga pukul 5 sore. Petisi tersebut berisi Penolakan Pendidikan "Full Day" atau Sehari Penuh di Indonesia.

Berikut adalah isi dari petisi tersebut yang dikutip dari www.change.org 
Belum selesai kita membenahi masalah kurikulum yang kerap kali diacak-acak, sekarang muncul wacana untuk Anak Sekolah Sehari Penuh, dengan alasan pendidikan dasar saat ini tidak siap menghadapi perubahan jaman yang begitu pesat. Semoga bapak-bapak dan ibu-ibu tahu bahwa tren sekolah di negara-negara maju saat ini adalah less school time, no homework, more about character building.
Alasan lain dari Mendikbud adalah untuk mencegah hal-hal negatif yang bisa didapat oleh anak di luar sekolah, salah satunya adalah dengan memberi kelas agama, dibandingkan dengan belajar agama di luar sekolah yang mungkin bisa terjerumus ke arah ekstrimis. Terima kasih atas concernnya bapak, tapi kalau hal ini yang perlu belajar adalah orang tuanya, untuk mengarahkan anak agar tidak terjerumus ke hal-hal yang bersifat negatif.
Seseorang bernama Kang Hasan, katanya seorang guru, menulis di http://abdurakhman.com/sekolah-sehari-penuh-merampas-interaksi-anak-orang-tua/ menggambarkan keadaan ini seperti melepas tanggung jawab orang tua terhadap anak-anaknya ke sekolah, merenggut interaksi antara anak dengan orang tua.
Pemerhati pendidikan lain menganggap bahwa homeschooling menjadi pilihan yang paling tepat dibandingkan mengirimkan anak-anak ke "pabrik" pendidikan yang bernama sekolah sehari penuh.
Semoga dengan mengisi petisi ini kita bisa membuat para pembuat kebijakan sadar bahwa pilihan ini justru berbahaya, dan mendorong kita para orang tua dan praktisi pendidikan untuk dapat mencari solusi terbaik bagi anak-anak kita di jangka pendek dan bagi kemajuan Bangsa Indonesia di jangka panjang.

Bagaimana menurut rekan-rekan dengan pestisi tersebut ? jika rekan rekan menyetujui petisi tersebut silahkan ikuti dan tanda tangani petisinya di https://www.change.org/ dengan judul Tolak Pendidikan "Full Day"/Sehari Penuh di Indonesia sampai tulisan ini ditulis sudah ada 23.020 pendukung. 
Isi pulsa online 24 jam
loading...
Share this with short URL:
Facebook
Blogger
Pilih Sistem Komentar

No comments