Ucapan yang Harus Dihindari dalam Mendidik Anak

Ucapan yang Harus Dihindari dalam Mendidik Anak

Solusi Isi Ulang Pulsa Online
Kuota internet anda sudah mau habis? Isi ulang saja di situspulsa.com dijamin harga lebih murah dan proses lebih mudah
www.situspulsa.com
Ads by guru-up.date info
Mau Jadi Master Dealer Pulsa?
Harga paling murah, Produk lengkap, Pendaftaran Gratis!!
situspulsa.com
Ads by guru-up.date info

Loading...
UCAPAN YANG HARUS DIHINDARI DALAM MENDIDIK ANAK
Sebuah penelitian menemukan bahwa bahasa mempunyai pengaruh yang besar ketika kita berkomunikasi dengan orang lain. Dan cara berkomunikasi yang baik dapat memberikan dampak positif pada hubungan orang tua dan anak ataupun pada hubungan guru dan murid untuk jangka waktu yang panjang. Begitu pula dengan ucapan negatif, juga akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak maupun prestasi anak . Maka dari itu gunakanlah selalu bahasa yang baik ketika mendidik anak. 
Baca Juga : 3 FAKTOR PENYEBAB MASALAH PADA PRESTASI BELAJAR ANAK
Berikut ini ada beberapa ucapan yang sebaiknya dihindari ketika mendidik anak yang dikutip dari situs pendidikankarakter.com

1. Begitu saja tidak bisa!
Ucapan ini adalah bentuk ucapan yang mewakili rasa frustasi orang tua atas ketidak mampuan anak. Seringkali ucapan seperti inilah yang membuat mental anak jatuh, sehingga sulit untuk membuatnya memiliki prestasi tinggi.

2. Kamu ditinggal saja ya!
Ucapan ini banyak digunakan untuk mengancam anak untuk mengajarkan tepat waktu dan disiplin. Namun apabila ancaman tersebut tidak dilaksanakan, anak akan belajar bahwa orangtua mereka hanya memberikan ancaman kosong. Karena itu sebaiknya jangan pernah mengatakan kepada anak bahwa anda akan meninggalkan mereka. Solusi mudahnya adalah buatlah rencana perjalanan sebelum berangkat dari rumah.

3. Jangan manja, kamu kan sudah besar!
Ucapan ini biasanya digunakan untuk mengajarkan kemandirian terhadap anak agar anak bisa tumbuh dengan baik, tetapi untuk mengajarkan kemandirian kepada anak sebaiknya amati terlebih dahulu, apakah anak sudah mampu atau belum mampu. Apabila anak belum mampu melakukannya sebaiknya jangan mengucapkannya. 
Ucapan seperti ini bisa membuat anak mencari orang lain untuk mendapatkan bantuan bukan pada orang tuanya. Sekarang ini banyak anak yang merasa bahwa orangtua bukanlah solusi bagi mereka, hal ini akan sangat berbahaya jika anak mencari solusi dari orang lain yang belum tentu baik.

4. Minta maaf sana!
Ucapan ini tujuannya ingin mengajarkan sopan santun, tata krama, dan etika dalam hidup. Ketika memaksakan anak untuk meminta maaf, anda tidak mengajarkan mereka kemampuan sosial. Maka dari itu, akan lebih baik jika anda memberikan contoh untuk memperkuat perilaku tersebut. Dan yang paling penting, katakanlah dengan lembut bukan ancaman.

5. Kamu bicara apa sih!
Anak -anak akan sangat senang bercerita tentang banyak hal yang terjadi dalam kehidupannya. Mungkin bagi orangtua atau orang dewasa, banyak cerita dari mereka sebenarnya adalah cerita biasa saja, dan cenderung tidak penting. Apapun yang diceritakan merekaa tanggapilah dengan baik dan janganlah mengucapkan hal seperti itu.
Ucapan seperti itu adalah salah satu ungkapan ketidak pedulian orangtua terhadap anak. Anak akan merasa bahwa dia bukan orang penting. Tidak ada rasa percaya diri yang baik dalam dirinya, mereka akan merasa terabaikan dan tertolak. Dan ketika dewasa, mereka akan mencari perhatian dengan cara yang salah, membual, dan cenderung menyenangkan orang lain agar diterima.


Marilah kita belajar menjadi orang tua, guru dan orang dewasa yang bijak. Anak-anak membutuhkan kita untuk menjadikan mereka pribadi yang baik.
Isi pulsa online 24 jam
loading...
Share this with short URL:
Facebook
Blogger
Pilih Sistem Komentar

No comments