Pengertian Pendidikan Inklusif Ramah Anak

Pengertian Pendidikan Inklusif Ramah Anak

Solusi Isi Ulang Pulsa Online
Kuota internet anda sudah mau habis? Isi ulang saja di situspulsa.com dijamin harga lebih murah dan proses lebih mudah
www.situspulsa.com
Ads by guru-up.date info
Mau Jadi Master Dealer Pulsa?
Harga paling murah, Produk lengkap, Pendaftaran Gratis!!
situspulsa.com
Ads by guru-up.date info

Loading...
PENDIDIKAN INKLUSIF RAMAH ANAK
Pendidikan inklusif adalah sebuah pendekatan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan belajar bagi semua anak, remaja dan orang dewasa. Pendidikan inklusif difokuskan secara spesifik kepada mereka yang rawan dan rapuh, terpinggirkan dan terabaikan. Prinsip pendidikan inklusif di adopsi dari Konferensi Salamca tentang Pendidikan Kebutuhan Khusus (UNESCO, 1994) dan di ulang kembali pada Forum Pendidikan Dunia di Dakar (2000). Pendidikan inklusif mempunyai arti bahwa: pendidikan/sekolah harus mengakomodasi semua anak tanpa mempedulikan keadaan fisik, intelektual, sosial, emosi, bahasa, atau kondisi-kondisi lain, termasuk anak-anak penyandang cacat anak-anak berbakat (gifted children), pekerja anak dan anak jalanan, anak di daerah terpencil, anak-anak dari kelompok etnik dan bahasa minoritas dan anak-anak yang tidak beruntung dan terpinggirkan dari kelompok masyarakat (Salamanca Statement, 1994).

Persoalan pokok dalam pendidikan inklusif adalah Hak Azasi Manusia (HAM) dalam pendidikan yang dinyatakan dalam deklarasi universal tentang hak azasi manusia (Universal Declaratation of Human Right, 1948). Hal yang lebih khusus dan sangat penting adalah hak anak untuk tidak didiskriminasikan yang dinyatakan dalam Konvensi Hak-Hak Anak (Convention on the Right of the Child, UN, 1989). Sebagai konsekuensi logis dari hak-hak anak ini adalah bahwa semua anak (all children) mempunyai hak untuk menerima pendidikan yang ramah yang tidak diskriminatif. Kelompok individu yang sering didiskriminasikan adalah kecacatan (disability), kelompok etnik (ethnicity)), agama (religion), bahasa (language), jenis kelamin (gender), kemampuan (capability) dan sebagainya.

Sementara Salamanca Statement and framework for Action, (1994) menjelaskan bahwa sekolah regular yang beorientasi inklusif adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi diskriminasi, menciptakan masyarakat yang ramah, membangun masyarakat inklusif dan mencapai cita-cita pendidikan untuk semua. Pendidikan, di samping harus merespon keberagaman talenta indivual, pendidikan juga harus menghadapi rentang latar belakang budaya yang luas dari kelompok yang akan membentuk masyarakat (society). Pendidikan harus memikul tugas berat untuk mengarahkan keberagaman menjadi sebuah konstribusi konsruktif terhadap pemahaman bersama antara individu dengan kelompok. Sebuah kebijakan pendidikan harus mampu mempertemukan pluralisme dan memungkinkan setiap orang menemukan tempatnya di dalam masyarakat. 

Komisi International tentang Pendidikan untuk abab 21, mengingatkan bahwa kebijakan pendidikan harus secara memadai bersifat diversifikasi dan harus dirancang agar tidak menjadi penyebab terjadinya eklusi/pengucilan sosial, dan sekolah-sekolah harus mendorong keinginan individu untuk hidup secara bersama- to live together- (UNESCO, 1996). Dari penjelasan itu terkandung makna adanya pengakuan tehadap konsep pendidikan dasar yang luas, yang meliputi: pemberian akses yang sangat luas dan mempromosikan kesamaan, memfokuskan kepada belajar, memperluas cara dan lingkup pendidikan, meningkatkan peran lingkungan untuk kepentingan belajar, dan memperkuat kemitraan (UNESCO, 1990).

Berdasarkan uraian di atas dapat dikatakan bahwa pendidikan inklusif ramah anak adalah sebagai strategi untuk mencapai tujuan pendidikan untuk semua (education for all). Pendidikan inklusif bertujuan untuk membangun konsep yang koheren dan kerangka kebijakan yang kontekstual dengan kondisi lingkungan sehingga tersedia akses pendidikan dasar untuk semua anak. Apa yang terkandung dalam pendidikan harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan pendidikan secara individual yang beragam dalam jalur utama pendidikan (pendidikan reguler), baik pada jalur pendidikan formal maupun pendidikan non-formal.
Isi pulsa online 24 jam
loading...
Share this with short URL:
Facebook
Blogger
Pilih Sistem Komentar

No comments